pernah punya cerita masa lalu yang indah? kisah cinta yg unforgettable? kisah menyenangkan tentang keluarga?
yap... semua orang mungkin punya kisah masa lalu yang indah. dan tak sungkan juga kita menceritakan pada teman-teman, kerabat, pacar, sahabat, atau mungkin orang asing yang baru kita kenal beberapa jam yang lalu. Kita ga pernah sungkan buat menceritakan keceriaan-keceriaan itu karena hal itu emang asik buat diceritain. Dalam ingatan kita, kita selalu menyimpan baik-baik sosok yang pernah membuat kita bahagia dan selalu membangga-banggakannya.
Tapi apa yang terjadi saat kita punya kisah masa lalu yang kelam?
Suatu hari disaat aku magang di sebuah perusahaan besar di Cilacap, sebut saja Holcim (eh, keceplosan). Aku melihat ada orang-orang besar yang mungkin saat pertama bertemu kita ngga akan percaya kalo disana dokter yang ternyata sebenernya dia itu orang teknik elektro, jago IT, dan raja balap!!! Ato mungkin kita ngga pernah tau ternyata disana ada orang murtad tapi dia cukup tangguh buat menjalani hidup apa adanya ditengah gunjingan orang..
Aku tertarik dengan gosip orang tentang pak G (inisial) yang bilang kalo dia itu murtad, cuma sekali lagi aku bukan orang yang gampang percaya cerita orang. Aku cari momen yang pas dimana aku bisa bertanya padanya tentang masalah itu. Aku tau ini bukan pertanyaan yang mudah buat aku tanyakan, karena ini menyangkut kepercayaan seseorang. Gejolak dalam diri itu pasti ada, pikiran-pikiran negatif mulai bermunculan. Bisa aja kalo aku nekat dan dia ngerasa tersinggung, setelah ini dibacok dijalan, dihadang waktu pulang, atau diusir dari tempat magang. Tapi alhamdulillah Allah menganugerahkan diriku sebagai "jago pancing" hehe. yap, kemampuanku sebagai seorang speaker atau bahasa kromonya tukang bacot membuat aku bisa memancing keluar pertanyaan tadi tanpa membuat pak G tersinggung. Pak G memang orang yang santai, beliau begitu bijak dalam menanggapi segala sesuatu. Dia mulai bercerita dari awal dia kecil, gimana keluarganya, gimana dia menjalin sebuah hubungan, dan bagaimana dia gagal dalam menjalin keluarga kecil itu, dan bagaimana dia menjalani hobinya sebagai pembalap trek, bagaimana ia mengalami kecelakaan dalam balapan itu, bagaimana sekarang ia menjalani kehidupan dengan anak-anaknya, bagaimana juga beliau bekerja sebagai sopir, tapi bukan sopir biasa yang hanya bisa mengendarai mobil, truk, atau motor. Beliau adalah sopir alat berat, kendaraan seperti crane, bulldozer, excavator, dll. yang mungkin dulu hanya itungan jari orang yang punya kompetensi buat mengendarai itu. Menurutku kebanggan tersendiri disaat kita bisa mengendarai kendaraan-kendaraan itu.
Aku hanya diam mendengarkan cerita masa lalunya, yang mungkin beberapa seharusnya tak ia ceritakan karena bagi orang awam pasti berkata bahwa itu aib. Hal itu yang membuatku sadar akan cerita masa lalu yang mungkin membuat aku terpenjara dalam ikatan kesedihan. Dari cerita yang beliau sampaikan, ada satu quote yang masih aku ingat sampai sekarang. Bahwa....
"Masa lalu... Jangan Jadikan Itu Sebagai Suatu Halangan atau Rintangan, tapi Jadikan itu Tantangan" :)
fervor|fervour:(“a boiling or raging heat,heat,vehemence,passion”),from fervere(“to boil,be hot”) cause ill always burn my spirit
Goresan tinta kehidupan yang disebut cinta
Heeeiii... aku lg fallin in love :D Btw, aku nulis ini bukan sebagai modus buat bikin dia ngrasa kalo aku
bukanlah orang yang aneh.
Cinta berawal dari mata, yaph itu ga bisa
aku sangkal dan itu memang bener adanya. Aku terpesona dengan pesona
cantiknya yang dia tunjukkan dengan dandanan sederhana yang aku bilang
bukan itu yg buat kamu menarik.
Sebuah hari dimana aku memutuskan mencari tahu lebih banyak tentangmu,
membawaku dalam sebuah rentetan skenario yang udah direncanain sama
Allah. Buat aku semua manis pahit kehidupan itu memberikan tempaan
kepada diri sendiri sebagai sosok seorang manusia. Dimana saat manis
kita seharusnya ngga terlena dan saat pahit seharusnya kita ngga
terpuruk dalam kerasnya dunia yang seharusnya kita percaya bahwa kita
ngga akan diberikan kesulitan yang kita ngga mampu buat menyelesaikannya.
ngga akan diberikan kesulitan yang kita ngga mampu buat menyelesaikannya.
Cinta itu adalah dia yang membuat kita lebih bisa menata hidup dari
yang sebelumnya belum tertata dengan baik, mendekatkan kita kepada
sang pencipta, dan menjauhkan kita dari segala bentuk kegalauan.
Intonasi kata cinta sering terlontar pada setiap insan yang mempunyai
rasa yang berbeda pada lawan jenisnya. Walaupun orang selalu bilang
"ah gombal, ngomong doang" tapi bagi seorang wanita sepertimu pasti
itu berarti besar buat "kita".
itu berarti besar buat "kita".
Yaph... "kita" itu kata yang paling tepat buat menggambarkan sebuah
ikatan yang seharusnya bisa dipertahankan hingga kelak kita saling
menyampaikan janji sehidup mati masing-masing. (loh, kok gitu?) Iya
lah, buat apa kita hidup bareng tapi matinya juga bareng. soalnya buat aku entah aku dulu ato kamu dulu yang dijemput sama sang Khalik, kehidupan di dunia belum selesai urusannya. Mungkin membahas mati agak terlalu ekstrem buat kita, walaupun mati bs dateng kapan aja, tapi karena kita masih muda, faktor risiko penyebab mati kan ga terlalu banyak.
lah, buat apa kita hidup bareng tapi matinya juga bareng. soalnya buat aku entah aku dulu ato kamu dulu yang dijemput sama sang Khalik, kehidupan di dunia belum selesai urusannya. Mungkin membahas mati agak terlalu ekstrem buat kita, walaupun mati bs dateng kapan aja, tapi karena kita masih muda, faktor risiko penyebab mati kan ga terlalu banyak.
Sayang... dia yang buat aku sempet mengesampingkan akal sehatku dan memilih jalan yang ngga biasa buat aku lalui. dia yang bisa bikin aku kasih kepercayaan di selang waktu yang amat singkat. sekali lagi satu
hal yang membuat aku yakin bahwa kepercayaan yang diberikan pada orang yang seharusnya ngga bisa dipercaya kyk aku itu berarti besar, besar banget buat aku.
Secuil cerita tadi sebenernya pengen aku utarain semua buat dia. tp sekali lagi, ngga ada kata yang bisa menggantikan apa yang aku rasain tentang dia. dia orang yang childish tapi berkepribadian kuat, dia yang menghargai arti sebuah perjuangan, dia yang mampu menjaga kepercayaan yang diberikan, walaupun di satu sisi sangat berbeda dengan sifat orang yang terlihat dewasa namun berpikiran pendek dan gegabah, yang menghargai arti sebuah perjuangan namun tak bisa mempertahankan perjuangan itu hingga akhir, yang mampu menjaga kepercayaan tetapi lebih sering bertingkah binal.
Kita bagaikan dua sisi keping mata uang logam. dimana kita sering
diolok karena selalu jadi pembanding mana yang bermain lebih dahulu
dalam permainan bola basket atau sepakbola, yang sering bikin pengamen
marah kalo kita dikasihkan ke dia soalnya levelnya pengamen sekarang
harus main kertas, yang kita ga pernah selamanya ketemu karena kita
berada di dua sisi yang berbeda 180 derajat. tapi aku yakin, tanpa
kita seperti itu, sebuah mata uang atau sebuah uang logam ngga akan
pernah ada nilainya, dunia ngga akan pernah kenal sama yang namanya
istilah jual-beli, duit seratus ribu juta milyar trilyun ga akan
pernah ada kalo ngga ada kita, ngga akan ada perkembangan telpon
selular krn dulu telpon koin itu populer banget, ato mungkin ga akan
ada keceriaan anak2 waktu mereka masukkin koin ke mesin dingdong.
DIA yang sedari tadi aku sebutin adalah orang yang saat ini
bener-bener aku sayang, dia itu kamu, dia itu yang (aku yakin) juga
sayang banget sama aku, dia yang (lebih bisa) buat hidup aku lebih
tertata, dia yang mampu buat aku jatuh cinta dalam itungan jam (168
jam). sayang... mungkin aku bukan yang sempurna buat kamu, tapi aku
bakal mencoba buat mencintai kamu dengan cara yang sempurna. dimana
aku harus mencintai kamu seutuhnya dalam setiap kerasnya hidupmu,
kerasnya watakmu, dan kerasnya km mencintai aku.
Aku ngga berharap banyak dari kamu, kamu cukup memaklumi kegilaanku dan buat kegilaanku semakin menjadi namun tetap dalam kontrol. karena kegilaanku ini yang membuatku masih bertahan sampai saat ini. dan bila sudah ada orang yang aku percaya buat jadi pemilik hatiku, mungkin aku bakal menyerahkan segalanya yang aku punya. karena bagiku kamu segalanya, kamulah cintaku... :)
Subscribe to:
Comments (Atom)